Ketidakpastian Pengukuran pada Karakteristik Material Magnet Permanen dengan Alat Ukur Permagraph

Authors

  • Tony Kristiantoro PPET LIPI
  • Novrita Idayanti PPET LIPI
  • Nanang Sudrajat PPET LIPI
  • Ardita Septiani PPET LIPI
  • Dadang Mulyadi PPET LIPI
  • Dedi - PPET LIPI

DOI:

https://doi.org/10.14203/jet.v16.1-6

Keywords:

nilai ketidakpastian, karakteristik magnet permanen, permagraph

Abstract

Telah dilakukan perhitungan nilai ketidakpastian pengukuran pada karakteristik material magnet permanen menggunakan alat ukur Permagraph Magnet Physik Germany. Karakteristik magnet yang diukur adalah induksi remanen, Br (kG), gaya koersifitas induksi, HcB (kOe), gaya koersifitas polarisasi, HcJ (kOe), kuat medan remanen kiri, Hknee (kOe), produk energi maksimum, BHmax (MGOe), kuat medan produk energi maksimum, Ha (kOe), magnetik fluks, Ba (kG), kuat medan maksimum, Hmax (kOe). Sebelum menentukan nilai ketidakpastian dengan permagraph terlebih dahulu ditentukan nilai ketidakpastian dengan alat penunjang, yaitu jangka sorong dan neraca analitik. Selanjutnya akan didapat nilai ketidakpastian gabungan. Metoda ketidakpastian yang digunakan adalah dengan cara statistik dan berlaku hanya untuk serangkaian observasi. Penentuan nilai ketidakpastian dilakukan dengan cara melakukan pengukuran yang berulang sebanyak sepuluh kali terhadap sample yang sama. Metoda ini mengacu kepada ISO GUM dengan menggunakan evaluasi tipe A. Nilai ketidakpastian yang didapat untuk pengukuran dengan jangka sorong adalah ±0,0329 cm, neraca analitik ±0,0528 gr, dan untuk karakteristik magnet Br ±0,0648 kG, HcB ±0,0632 kOe, HcJ ±0,0628 kOe, Hknee ±0,0643 kOe, BHmax ±0,0631 MGOe, Ha ±0,1213 kOe, Ba ±0,0664 kG,
Hmax ±0,0627 kOe.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

ISO/IEC, “General requirements for the competence of testing and calibration laboratories”, in International Standard ISO/IEC 17025:2005, Switzerland, 2005.

Y. Liu, “How to generate uncertain measures”, in Proceedings of Tenth National Youth Conference on Information and Management Sciences, 2008, pp. 23-26.

B. Liu, Uncertainty Theory, 2nd ed., Berlin: Springer-Verlag,2007.

B. Liu, “Some research problems in uncertainty theory”,Journal of Uncertain Systems, vol. 3, no.1, pp. 3-10, 2009.

ISO, “Guide to the expression of uncertainty in measurement”, in Accred. Qual. Assur, Switzerland, 2002, pp 95-1001.

S. Yohanes, “Estimasi ketidakpastian pengukuran/pengujian dalam pengukuran/pengujian kimia”, Paper, 2010.

Sunardi, T. S. Susann, N. Elin, “Ketidakpastian pengukuran pada metode AANC untuk analisis N, P, K, SI, Al, Cu, Fe dalam cuplikan sedimen”, Prosiding PPI – PDIPTN, 2007.

B. Muhammad. (2011, Januari). Dasar pengukuran dan ketidakpastian. [Online]. Available: https:/alvinburhani.wordpress.com/2011/01/02/dasarpengukuran-ketidakpastian/Badan Standardisasi Nasional (BSN), Pengantar Standardisasi, Jakarta, 2009.

Lansida. (2011, Januari). Estimasi ketidakpastian pengukuran. [Online]. Available: lansida.blogspot.co.id/2011/01/estimasiketidakpastianpengukuran.html

Downloads

Published

2016-12-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Ketidakpastian Pengukuran pada Karakteristik Material Magnet Permanen dengan Alat Ukur Permagraph”, J. Elektron. dan Telekomun., vol. 16, no. 1, pp. 1–6, Dec. 2016, doi: 10.14203/jet.v16.1-6.